Posyandu berdiri pada tahun 1991 yang di ketuai oleh ibu Sukanti di tambah tahun 2007 berdiri “Pondok Sayang Ibu” dan pada tahun 2010 berdiri Poskeskel(Pos Pelayanan Kesehatan Kelurahan)
Setruktur terdri dari
Ketua                 : Ibu Sukanti
Seketaris             : Ibu Westiri
Bendahara           : Ibu Ida laila
Anggota –anggota :
-          Ibu Rolina
-          Ibu Nuraini

Penghasilan dalam Poskeskel
Pada tahun 1991-2007 penghasilan dari Sukarelawan orang orang Darmawan  , dan pada tahun 2007 para ibu ibu kader Poskeskel mendapatkan Honor dari Pemerintah kota sebesar  Rp100.000,- perbulan.
Kesulitannya dalam mendirikan Poskeskel
Pada awal berdirina posyandu masyarakat dan ibu ibu masih sulit untuk diajak/berobat di Posyandu. Dan terutama kesulitan mencari gedung untuk posyandu. Dan pada tahun 2008/2009 di buat kan gedung oleh BI .
Pada tahun 2009 produksi makanan mendirikan kelompok bernama Melati Bahari atau Poklahsar  yang di ketuain oleh ibu Nurhayati(Ibu Lurah). Dengan wakilnya Ibu Nurain,  namun untuk kader Pulau Pasaran kelompok PKK di ketuai oleh Ibu Sukanti,dengan seketaris Ibu wastiri dan bendahara Ibu ida laila serta anggota Ibu Rolina dan Nuraini.
 pada mulanya kelompok ini mendapatkan modal sebesar Rp.2.000.000,- dari BI. Kemudian mendapatkan sumbangan sebesar Rp.2.000.000,- namun berupa peralatan dan selanjutnya mendapatkan sumbangan Rp.50.000.000,- oleh Badan POM berupa semua peralatan untuk menjalankan produksi Melati Bahari yang keuntunganya di bagi rata oleh para kader.
Produk produk yang di hasilkan oleh kelompok Melati Bahari terdiri dari 4 jenis yaitu :
-          Teri Gulung yang beraneka rasa seperti ,
o   Gurih
o   Karamel
o   Pedas manis dan
o   Wijen
-          Stik teri
-          Getas teri  dan ,
-          Keripik teri


Namun pada saat ini kesulitan yang dihadapi oleh kelompok Melati Bahari yaitu pemasaran produk dan kemasan yang sulit di dapat karna harus mencari di luar daerah. Ibu ibu dalam kelompok Melati Bahari berharap supaya produksinya lebih maju dan sanggup bertahan dalam eraglobalisasi. 

0 comments:

Post a Comment

Site search

    Blogger news

    Blogroll

    About